Minggu, 20 09 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
PDIP Minta Kasus Ratna tak Dipolitisasi
Rabu, 03-10-2018 - 09:26:07 WIB

TERKAIT:
   
 

JAKARTA -- PDIP meminta tim Prabowo untuk menyerahkan bukti-bukti terkait dugaan kasus penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet kepada polisi. Hal itu dilakukan agar kasus hukum menyangkut wanita akativis itu bisa segera diselesaikan.

“Kita ini negara hukum. jika tim pemenangan Prabowo-Sandi betul-betul memiliki bukti otentik atas penganiayaan tersebut, segera laporkan polisi," kata Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (3/10).

Hasto menyarankan tim Prabowo untuk menempuh jalur hukum. Di saat yang bersamaan, dia melanjutkan, tim juga harus meminta visum et repertum atau keterangan tertulis yang dibuat oleh dokter atas permintaan penyidik sehingga publik mendapatkan kejelasan atas persoalan tersebut.

Hasto mengimbau agar persitiwa yang menimpa Ratna Sarumpaet untuk tidak dipolitisir di tengah bencana alam yang terjadi di Sulawesi Tengah. Dia mengatakan, upaya memolitisir kasus penganiayaan yang belum jelas itu merupakan langkah yang tidak tepat.

Menurut Hasto, apa yang dipertontonkan dengan memolitisasi kasus kekerasan secara sepihak tanpa adanya laporan ke polisi dan keterangan resmi dari rumah sakit, hanya menghadirkan atraksi playing victim yang tidak etis dan akan mengusik rasa kemanusiaan. Dia mengatakan, itu mengingat perhatian seluruh bangsa saat ini tengah ditujukan pada upaya menolong rakyat yang menjadi korban bencana.

Prabowo diketahui berencana menemui Kapolri Jendral Tito Karnavian untuk membahas kasus penganiayaan yang menimpa salah satu anggota tim pemenangannya itu. Prabowo mengatakan, pertemuan akan dilakukan bersama koalisi Indonesia Adil dan Makmur guna meminta pertanggung jawaban kapolri sebagai penjaga kemanan tertinggi.

Sebelumnya, aktivis sekaligus seniman Ratna Sarumpaet menjadi korban pemukulan sejumlah orang pada Jumat (21/9) lalu. Informasi tersebut juga telah beredar luas di jejaring media sosial oada Senin (1/10) kemarin lusa. Disebutkan bahwa Ratna kini sedang dirawat di sebuah rumah sakit, namun memillih tutup mulut karena masih trauma atas kejadian yang menimpanya.(republika)



 
Berita Lainnya :
  • PDIP Minta Kasus Ratna tak Dipolitisasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Merajut Arah, Melangkah Lebih Jauh, X-MOC Riau Rayakan Usia ke-8
    Minggu 20-09-2026 - 12:07
    Peringatan HUT ke-48 FKPPI Berlangsung Meriah di Pekanbaru
    Sabtu 19-09-2026 - 15:02
    Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Riau Seharian
    Sabtu 19-09-2026 - 07:20
    Gedung Sekolah Diperbaiki, Namun Meja Kursi Siswa di Pekanbaru Dinilai Masih Butuh Pembaruan
    Jumat 18-09-2026 - 22:05
    BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau
    Kamis 17-09-2026 - 13:49
    Kabut Asap Makin Parah di Pekanbaru dan Sebagian Besar Wilayah Riau
    Senin 14-09-2026 - 13:23
    Usia ke-7, NOC Indonesia Perkuat Silaturahmi dengan Semangat “Setara, Bersaudara”
    Minggu 13-09-2026 - 21:51
    Daftar Sekarang, IKTS Segera Gelar Turnamen MLBB Season 1, Prizepool Rp2,8 Juta, Hanya 16 Slot
    Rabu 09-09-2026 - 22:28
    PPNI Gelar Rakerda Sebagai Penutup Rangkaian HUT
    Rabu 09-09-2026 - 15:09
    15 Pilihan Kendaraan Listrik Yadea di Jalan Durian Pekanbaru, Cek Spesifikasi dan Harganya
    Jumat 04-09-2026 - 02:38
    Prabowo Siapkan Skema Tukar Tambah Motor Bensin, Motor Listrik Yadea Makin Gencar di Pekanbaru
    Jumat 04-09-2026 - 00:41
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu