Rabu, 05 08 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
500 Lebih Petugas Pemilu Meninggal, Negara Tidak Ada Pilihan Lain Selain Membentuk TPF
Sabtu, 11-05-2019 - 10:53:54 WIB
Foto: 500 lebih petugas pemilu meninggal, negara tidak ada pilihan lain selain membentuk TPF/cakaplah/*
TERKAIT:
   
 

BANGAI.ID, JAKARTA -- Desakan elemen masyarakat agar penyebab meninggalnya dari 500 lebih petugas Pemilu 2019 baik yang berasal dari KPU (KPPS), Bawaslu (pengawas) dan personel kepolisian diungkap melalui pembentukan tim pencari fakta (TPF), semakin menguat.

Setelah berbagai komunitas dokter mendesak agar dilakukan autopsi jasad para petugas pemilu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) juga bakal menyelidiki fakta-fakta penyebab ratusan petugas pemilu yang meninggal. Pengungkapan banyaknya petugas pemilu yang meninggal menjadi sangat penting agar bangsa ini ke depan mampu menggelar pemilu yang lebih bermartabat.

Wakil Ketua Komite I DPD RI Fahira Idris yang membidangi persoalan politik, hukum dan HAM mengungkapkan, bahwa negara tidak mempunyai pilihan lain selain membentuk TPF untuk mengungkapkan penyebab banyaknya petugas pemilu yang meninggal.

Selain agar isu ini tidak menjadi "bola liar", pengusutan tuntas sebab meninggalnya petugas pemilu harus dilandasi rasa kemanusian dan hasilnya harus menjadi referensi para pembuat kebijakan agar menjadikan analisis beban kerja petugas pemilu sebagai referensi utama dalam menyusun aturan dan manajemen pemilu ke depan.

"Peristiwa ini kan musibah besar bagi bangsa ini, jadi jangan diseret ke ranah politik. Mari kita bicarakan peristiwa ini dalam bingkai kemanusiaan dan sebagai itikad baik agar peristiwa serupa tidak terulang lagi pada pemilu-pemilu selanjutnya. Bagaimana kita mau menjamin Pemilu 2024 musibah seperti tidak terjadi, kalau kita tidak membongkar apa sebenarnya yang menyebabkan 500 orang lebih petugas pemilu meninggal. Saya minta pemerintah lebih responsif," tegas Fahira, Sabtu (11/5/2019).

Menurut Fahira, jika peristiwa meninggalnya lebih dari 500 petugas Pemilu diendapkan saja, tanpa diungkap sebabnya secara ilmiah dari berbagai sisi misalnya dari sisi kesehatan, dari sisi manajemen pemilu atau sisi lainnya, justru akan melahirkan banyak dampak buruk bagi bangsa ini. Selain akan terus menjadi isu liar, penyelenggaraan pemilu ke depan dipastikan akan terus dibayangi peristiwa memilukan ini.

"Jangan sampai Pemilu 2024, orang pada enggan menjadi KPPS atau petugas pemilu karena takut. Kalau ini terjadi, bisa kacau masa depan demokrasi kita. Jangan juga niat untuk mengungkap musibah ini dipandang secara politis apalagi dianggap sebagai upaya mendelegitimasi hasil pemilu. Pengungkapan meninggalnya petugas pemilu adalah untuk kepentingan bangsa ini yang lebih besar lagi yaitu menyelamatkan demokrasi kita lewat gelaran pemilu yang lebih baik dan bermartabat," pungkas Senator Jakarta ini. Seperti dilansir dari cakaplah.com,Sabtu(11/5/2019). (*)



 
Berita Lainnya :
  • 500 Lebih Petugas Pemilu Meninggal, Negara Tidak Ada Pilihan Lain Selain Membentuk TPF
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    LUME Coffee & Lounge Siap Hadir di Pekanbaru Setelah Buka di Lima Cabang di Tanah Air, Tawarkan Konsep Tempat Bersantai Modern
    Selasa 28-07-2026 - 07:44
    Kejati Riau Geledah Kantor Disdik, Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Smart Board 2024
    Kamis 23-07-2026 - 13:41
    Koordinasi dan Supervisi KPK Mendorong Kinerja Riau Petroleum, Plt Gubernur: Perkuat Tata Kelola, Tingkatkan Kontribusi terhadap PAD
    Kamis 23-07-2026 - 11:56
    Spanyol Akhiri Penantian 16 Tahun, Tumbangkan Argentina untuk Rebut Gelar Piala Dunia 2026
    Senin 20-07-2026 - 05:06
    Cara Cek Status Penerima Bansos Juli 2026, Masyarakat Bisa Lihat Posisi Desil Secara Online
    Minggu 19-07-2026 - 10:40
    Spanyol dan Argentina Berebut Takhta Dunia, Duel Yamal vs Messi Jadi Perhatian Final Piala Dunia 2026
    Minggu 19-07-2026 - 10:27
    Benni Sutanto Teliti Strategi Tingkatkan Target Penjualan di PT Victory International Futures
    Jumat 17-07-2026 - 10:53
    Karmila Sari Dorong Penguatan Regulasi LGBT Berpedoman pada Perpres Pertahanan Negara
    Rabu 15-07-2026 - 15:05
    Idris Laena : Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, tetapi Ruang Membangun Peradaban
    Minggu 12-07-2026 - 10:34
    Niat Puasa Asyura 2026: Bisa Dibaca hingga Sebelum Zawal, Berikut Lafalnya
    Kamis 25-06-2026 - 06:09
    Waspada! Longsor Lembah Anai Akibatkan Jalan Padang-Bukittinggi Putus Total
    Rabu 24-06-2026 - 16:34
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu