Minggu, 20 09 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah, Dampak Covid 19 dan Turunnya Harga Minyak Dunia
Sabtu, 28-03-2020 - 12:52:41 WIB
Foto: ist/*
TERKAIT:
   
 

BANGAI.ID, PEKANBARU -- Masih merebaknya Covid 19 berimbas kepada banyak sektor, termasuk terkoreksinya harga minyak sampai ke level US$ 23/bbls hingga saat ini.

Menyikapi hal itu, Ketua umum Asosiasi Pengusaha Jasa Penunjang Migas Indonesia (APJP-MIndonesia), Helfried Sitompul mengatakan, apabila kondisi ini berlangsung lama akan berdampak pada kelangsungan usaha sektor Jasa Penunjang Migas, walaupun pada saat ini tetap bekerja mempertahankan kelangsungan operasionalnya dengan mengikuti protokol yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia, sebagai langkah untuk mengantisipasi merebaknya Covid 19.
   
Helfried Sitompul menghimbau kepada Pemerintah melalui SKK Migas untuk mengingatkan kepada seluruh KKKS, untuk tetap memberikan dukungan pada kondisi yang sulit ini khususnya memperhatikan proses pembayaran dilakukan tepat waktu, karena perusahaan sangat membutuhkan cash flow untuk membayar upah pekerja dan persiapan THR.

"Apalagi sebagian pekerjaan dari KKKS sudah dilakukan dari rumah (Work From Home) dan tidak semua pembayaran dapat diproses secara sistim online," kata Helfried dalam rilisnya, Jumat (27/3/2020).

Disampaikannya, APJP-MIndonesia juga meminta apabila ada satu perusahaan jasa penunjang yang tidak dapat memenuhi kewajiban kontraknya akibat situasi Covid 19 ini tidak dikategorikan sebagai wanprestasi atau dikenakan denda.

"Akibat tren negative harga minyak dunia yang juga tertekan dari sisi kesimbangan supply dan demand imbas dari pembatasan aktivitas di luar dan gagalnya kesepakatan pembatasan kuota produksi minyak," ujarnya.

APJP-MIndonesia dikatakannya juga meminta kepada SKK Migas untuk mengingatkan KKKS jangan buru-buru meninjau kontrak yang telah diperjanjikan dengan perusahaan jasa penunjang migas misalnya mengurangi/menegosiasi nilai kontrak atau mengurangi realisasi volume pekerjaan yang tentunya dapat berdampak pada pemulangan investasi peralatan  dan pengurangan tenaga kerja. 

"Apabila hal ini terjadi tentunya akan berpotensi menimbulkan permasalahan baru," tuturnya. (Rls)

Foto Ketua umum Asosiasi Pengusaha Jasa Penunjang Migas Indonesia (APJP-MIndonesia), Helfried Sitompul.



 
Berita Lainnya :
  • Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah, Dampak Covid 19 dan Turunnya Harga Minyak Dunia
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Merajut Arah, Melangkah Lebih Jauh, X-MOC Riau Rayakan Usia ke-8
    Minggu 20-09-2026 - 12:07
    Peringatan HUT ke-48 FKPPI Berlangsung Meriah di Pekanbaru
    Sabtu 19-09-2026 - 15:02
    Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Riau Seharian
    Sabtu 19-09-2026 - 07:20
    Gedung Sekolah Diperbaiki, Namun Meja Kursi Siswa di Pekanbaru Dinilai Masih Butuh Pembaruan
    Jumat 18-09-2026 - 22:05
    BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau
    Kamis 17-09-2026 - 13:49
    Kabut Asap Makin Parah di Pekanbaru dan Sebagian Besar Wilayah Riau
    Senin 14-09-2026 - 13:23
    Usia ke-7, NOC Indonesia Perkuat Silaturahmi dengan Semangat “Setara, Bersaudara”
    Minggu 13-09-2026 - 21:51
    Daftar Sekarang, IKTS Segera Gelar Turnamen MLBB Season 1, Prizepool Rp2,8 Juta, Hanya 16 Slot
    Rabu 09-09-2026 - 22:28
    PPNI Gelar Rakerda Sebagai Penutup Rangkaian HUT
    Rabu 09-09-2026 - 15:09
    15 Pilihan Kendaraan Listrik Yadea di Jalan Durian Pekanbaru, Cek Spesifikasi dan Harganya
    Jumat 04-09-2026 - 02:38
    Prabowo Siapkan Skema Tukar Tambah Motor Bensin, Motor Listrik Yadea Makin Gencar di Pekanbaru
    Jumat 04-09-2026 - 00:41
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu