Jum'at, 07 08 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Sayed Junaidi: Rakyat Butuh Vaksin
Jumat, 23-10-2020 - 05:23:47 WIB
Foto: Sayed Junaidi Rizaldi/ist/*
TERKAIT:
   
 

BANGAI.ID, JAKARTA -- Masih banyaknya pertentangan dari sebagian masyarakat soal vaksin Covid-19 dinilai harus segera diakhiri. Pasalnya jika tetap dijadikan bahan perdebatan yang panjang, maka kondisi wabah tetap tak akan berkesudahan. 


Ketua Umum Rembuk Nasional Aktifis 98 (RNA98), Sayed Junaidi Rizaldi mengatakan, langkah vaksin harus segera dilakukan. Karena dampak Covid-19 tidak hanya masalah terfokus kepada masalah kesehatan saja, tapi seluruh sektor, yang menghambat seluruh aktivitas masyarakat.

"Vaksin untuk masalah Covid-19 ini merupakan kebutuhan mendesak yang dibutuhkan oleh rakyat, karena kita tahu betul, semenjak ada Pandemi Global Covid-19 ini, pendapatan masyarakat menurun, PHK banyak, usaha pada stagnan bahkan gulung tikar, pendidikan anak terkendala, sementara waktu terus berjalan," kata Sayed, Jumat (23/10/2020).

Dikatakan Sayed, persoalan ini tidak hanya muncul saat ini saja, beberapa waktu sebelumnya juga muncul kontroversi yang sama dalam hal beberapa vaksin.

"Jadi vaksin ini harus segera disiapkan pemerintah, itu yang paling penting. Dulu vaksin meningitis itu kontroversi juga waktu itu kita lakukan, belum lagi masalah soal vaksin rubella," ujarnya.

Lagi pula, dikatakan Sayed, sebelumnya juga sudah ada fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengeluarkan fatwa bahwa, dalam kondisi darurat boleh menggunakan obat yang tidak halal, selagi belum ditemukan penggantinya.

"Itu kan memang ada petunjuk dari fatwa ulama. Kalau dalam keadaan darurat, selagi belum ada yang halal menjadi obatnya, kita pun boleh gunakan yang haram, karena itu memang ada hukum-hukumnya yang membolehkan, terutama untuk obat, dalam keadaan darurat. Kecuali pilihannya ada halal dan haram," jelasnya.

Ia juga mencontohkan seorang pendaki gunung yang kemudian harus survival untuk bertahan hidup, daun-daun juga tidak ada yang bisa dimakan. Kemudian ia bertemu dengan kodok, karena nggak ada bekal apa-apa lagi, padahal kodok ini binatang yang hidup di dua alam, maka haram jika memakannya.

"Banyak lagi yang diharamkan, bukan hanya babi dan anjing yang diharamkan, ada lagi yang lain berdasarkan klasifikasinya, ada yang berkuku tajam, hidup di dua alam dan lain sebagainya, namun segala macam itu menjadi boleh ketika dalam keadaan darurat, dan sama sekali tidak ada pilihan lain. Saya rasa itu yang harus kita terima, bahwasanya ini sudah kebutuhan masyarakat, itu yang harus kita tidak terjebak pasa soal yang kontroversi ini," pungkasnya. (*)



 
Berita Lainnya :
  • Sayed Junaidi: Rakyat Butuh Vaksin
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    LUME Coffee & Lounge Siap Hadir di Pekanbaru Setelah Buka di Lima Cabang di Tanah Air, Tawarkan Konsep Tempat Bersantai Modern
    Selasa 28-07-2026 - 07:44
    Kejati Riau Geledah Kantor Disdik, Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Smart Board 2024
    Kamis 23-07-2026 - 13:41
    Koordinasi dan Supervisi KPK Mendorong Kinerja Riau Petroleum, Plt Gubernur: Perkuat Tata Kelola, Tingkatkan Kontribusi terhadap PAD
    Kamis 23-07-2026 - 11:56
    Spanyol Akhiri Penantian 16 Tahun, Tumbangkan Argentina untuk Rebut Gelar Piala Dunia 2026
    Senin 20-07-2026 - 05:06
    Cara Cek Status Penerima Bansos Juli 2026, Masyarakat Bisa Lihat Posisi Desil Secara Online
    Minggu 19-07-2026 - 10:40
    Spanyol dan Argentina Berebut Takhta Dunia, Duel Yamal vs Messi Jadi Perhatian Final Piala Dunia 2026
    Minggu 19-07-2026 - 10:27
    Benni Sutanto Teliti Strategi Tingkatkan Target Penjualan di PT Victory International Futures
    Jumat 17-07-2026 - 10:53
    Karmila Sari Dorong Penguatan Regulasi LGBT Berpedoman pada Perpres Pertahanan Negara
    Rabu 15-07-2026 - 15:05
    Idris Laena : Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, tetapi Ruang Membangun Peradaban
    Minggu 12-07-2026 - 10:34
    Niat Puasa Asyura 2026: Bisa Dibaca hingga Sebelum Zawal, Berikut Lafalnya
    Kamis 25-06-2026 - 06:09
    Waspada! Longsor Lembah Anai Akibatkan Jalan Padang-Bukittinggi Putus Total
    Rabu 24-06-2026 - 16:34
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu