Rabu, 05 08 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Protes Pembakaran Bendera, Ratusan Warga Bogor Turun ke Jalan
Selasa, 23-10-2018 - 14:48:43 WIB

TERKAIT:
   
 

BANGAI.ID, JAKARTA -- Ratusan warga dari berbagai wilayah di Bogor berkumpul di Masjid Raya Bogor, Jalan Pajajaran sebelum menyambangi Mapolresta, Kota Bogor di Jalan Kapten Muslihat, Selasa (23/10) siang.

Mereka hendak melaporkan aksi pembakaran bendera beraksara Arab yang mirip dengan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), oleh sejumlah orang berseragam Banser Nahdlatul Ulama (NU) di Garut, Jawa Barat pada Minggu (21/10) lalu.

"Bersama-sama kita ke Mapolresta Bogor dalam rangka melaporkan oknum Banser yang melakukan pelecehan bendera tauhid, melakukan pembakaran bendera tauhid," ujar salah seorang warga yang menjadi orator dalam aksi ini.


"Tindakan ini tidak bisa dibiarkan. Tindakan ini harus diusut, pelaku harus dituntut dengan hukuman setimpal," lanjut orator tersebut.

Pantauan wartawan, sebelum bergerak ke Mapolresta Bogor, warga tersebut menggelar salat zuhur berjamaah di Masjid Raya Bogor.

Ratusan peserta aksi yang mengikuti kegiatan ini membawa sejumlah bendera berwarna hitam dan putih yang bertuliskan kalimat syahadat. Bendera yang mereka bawa mirip dengan bendera HTI.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa aksi ini merupakan aksi simpatik warga dan sejumlah organisasi masyarakat muslim di bogor atas kejadian di Garut beberapa waktu lalu. Namun ia tidak tahu ormas mana saja yang ikut dalam aksi ini.

"Ini gabungan warga dan ormas-ormas. Ini inisiatif saja sih karena kejadian kemarin," kata dia.

Sejumlah pria berseragam Banser NU pada Minggu (21/10) membakar bendera hitam karena dianggap mirip bendera HTI. Aksi pembakaran dilakukan saat merayakan Hari Santri Nasional.

HTI telah ditetapkan sebagai organisasi terlarang di Indonesia karena dianggap berniat mengganti ideologi Pancasila. Pembubaran HTI dilakukan bertepatan dengan disahkannya Perppu Nomor 2 Tahun 2017, yang kemudian menjadi UU Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Bendera yang dibakar sejumlah pria berseragam Banser di Garut akhir pekan lalu adalah bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid identik dengan bendera Ar-Rayah yang kerap dikibarkan massa HTI. Ar Rayah, bendera berwarna hitam dan aksara arab putih disebutkan sebagai panji perang pada zaman Nabi Muhammad S.A.W.

Pasangan panji tersebut, yang juga kerap dibentang massa HTI adalah bendera dengan tulisan kalimat tauhid berwarna putih (Al-Liwa). Berbeda dengan Ar-Rayah, Al-Liwa memiliki fungsi sebagai bendera resmi negara Islam pada zaman Nabi Muhammad S.A.W.

Pada 2 Desember 2017 silam, dalam jumpa pers, eks juru bicara HTI Ismail Yusanto menolak dua panji itu disebut sebagai bendera organisasinya.

"Itu panji dan benderanya Rasulullah. Itu artinya benderanya muslimin di seluruh dunia," kata Ismail saat itu, seperti dilansir dari cnnindonesia.com, selasa (23/10/2018).

"HTI menggunakan bendera itu sebagai simbol karena memang bagian dari usaha organisasi untuk mengenalkan persatuan semua Islam di seluruh dunia," katanya.(*)



 
Berita Lainnya :
  • Protes Pembakaran Bendera, Ratusan Warga Bogor Turun ke Jalan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    LUME Coffee & Lounge Siap Hadir di Pekanbaru Setelah Buka di Lima Cabang di Tanah Air, Tawarkan Konsep Tempat Bersantai Modern
    Selasa 28-07-2026 - 07:44
    Kejati Riau Geledah Kantor Disdik, Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Smart Board 2024
    Kamis 23-07-2026 - 13:41
    Koordinasi dan Supervisi KPK Mendorong Kinerja Riau Petroleum, Plt Gubernur: Perkuat Tata Kelola, Tingkatkan Kontribusi terhadap PAD
    Kamis 23-07-2026 - 11:56
    Spanyol Akhiri Penantian 16 Tahun, Tumbangkan Argentina untuk Rebut Gelar Piala Dunia 2026
    Senin 20-07-2026 - 05:06
    Cara Cek Status Penerima Bansos Juli 2026, Masyarakat Bisa Lihat Posisi Desil Secara Online
    Minggu 19-07-2026 - 10:40
    Spanyol dan Argentina Berebut Takhta Dunia, Duel Yamal vs Messi Jadi Perhatian Final Piala Dunia 2026
    Minggu 19-07-2026 - 10:27
    Benni Sutanto Teliti Strategi Tingkatkan Target Penjualan di PT Victory International Futures
    Jumat 17-07-2026 - 10:53
    Karmila Sari Dorong Penguatan Regulasi LGBT Berpedoman pada Perpres Pertahanan Negara
    Rabu 15-07-2026 - 15:05
    Idris Laena : Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, tetapi Ruang Membangun Peradaban
    Minggu 12-07-2026 - 10:34
    Niat Puasa Asyura 2026: Bisa Dibaca hingga Sebelum Zawal, Berikut Lafalnya
    Kamis 25-06-2026 - 06:09
    Waspada! Longsor Lembah Anai Akibatkan Jalan Padang-Bukittinggi Putus Total
    Rabu 24-06-2026 - 16:34
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu