BANGAI.ID, PEKANBARU - Tiga dosen Universitas Islam Riau (UIR) menjalankan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu di RW 12 Kelurahan Pembatuan Kecamatan Kulim Pekanbaru Kamis (1/9/2022).
Mereka melakukan penyuluhan dan praktik pembuatan sabun cuci piring cair untuk puluhan ibu-ibu di daerah tersebut.
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UIR terdiri dari beberapa dosen lintas fakultas, yakni Fitri Wulandari, S.Pd., M.Pd dari FKIP, Adelina Maryanti, S.Si., M.Sc dari FAPERTA dan Vella Anggreana, S.T., M.T dari Fakultas Tekhnik.
Ketua Tim Pengabdi Fitri Wulandari menjelaskan PKM ini memberikan penyuluhan tentang tata cara pembuatan, bahan-bahan yang dipakai dan mempraktekkan langsung.
Selain itu mengajak masyarakat untuk sama-sama membudayakan membuat sabun cuci piring sendiri untuk memenuhi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari dan juga dapat dijadikan sebagai industri rumah tangga.
"Agar menambah penghasilan dari ibu-ibu rumah tangga pasca pandemi,"ujar Fitri Wulandari.
Fitri Wulandari menambahkan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini di gelar untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga yang banyak tinggal di rumah, supaya lebih produktif dan membantu perekonomian keluarga.
"Selain bisa menghemat pengeluaran keluarga, kegiatan ini bisa menjadi sebuah peluang usaha tambahan buat ibu-ibu,"ujar Fitri Wulandari.
Selain hasil produk tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan pribadi, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan menumbuhkan motivasi berwirausaha dikalangan ibu-ibu rumah tangga.
Seluruh peserta menunjukan semangat dan aktif bertanya tentang fungsi dari setiap bahan pembuatan sabun cuci piring cair tersebut.
"Uniknya, meskipun sebagian besar bahan yang digunakan merupakan bahan kimia, yang namanya terdengar asing bagi kalangan ibu rumah tangga, hal tersebut tidak mengurangi minat mereka untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan penyuluhan ini,"jelas Fitri.
Sementara untuk bahan - bahan yang digunakan dalam membuat sabun cuci piring tersebut antara lain Texafon, bahan ini sebagai surfaktan atau pengangkat kotoran dan lemak.
Kemudian Sodium Lauryn Sulfat, berfungsi mempercepat proses pengangkatan kotoran dan lemak. Nacl, berfungsi sebagai pengental, Glaserin, berfungsi sebagai pelembut tangan.
Fragrance, berfungsi memberikan aroma pada sabun cuci piring. Pewarna, berfungsi memberikan warna pada sabun.
"Harapan kami kegiatan pengabdian ini agar ibu-ibu rumah tangga di rw 12 menjadi lebih produktif dan sanggup menciptakan lapangan pekerjaannya sendiri melalui kegiatan penyuluhan pembuatan sabun cuci piring cair ini,"ujarnya.(*)
Komentar Anda :