Selasa, 03 November 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Kuasa Wajib Pajak Harus Jelas, Konsultan, Fiskus dan WP Jangan Beda Pemahaman
Selasa, 01-09-2026 - 22:29:09 WIB
Credit foto: CeriaTV 
TERKAIT:
   
 

RIAUBERKABAR.COM, PEKANBARU - Persoalan kuasa wajib pajak tidak cukup hanya dipahami oleh konsultan pajak. Wajib pajak dan fiskus juga harus memiliki pemahaman yang sama mengenai siapa yang diberi kuasa, apa perannya, serta batas kewenangan yang dimiliki.

Ketua Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Pajak Indonesia (P3KPI), Halim Hasibuan, mengatakan kesamaan pemahaman tersebut penting agar pelaksanaan kuasa wajib pajak tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Hal tersebut disampaikan Halim saat diwawancarai usai mengikuti sosialisasi PMK Nomor 44 Tahun 2026 di Aula Kanwil DJP Riau, Selasa (1/9/2026). Sosialisasi tersebut digelar bersama IKPI Pekanbaru, P3KPI dan AKP2I dengan melibatkan para wajib pajak, praktisi, akademisi serta konsultan pajak.

"Sebenarnya itu kan baru pertama sosialisasi. Nanti dengan sosialisasi ini kita harapkan kepada wajib pajak dan anggota bisa memahami lebih mendalam tentang pemahaman mengenai kuasa terhadap wajib pajak," kata Halim.

Menurutnya, kuasa wajib pajak memiliki ketentuan mengenai syarat, kompetensi dan pelaksanaan tugas ketika seseorang diberi kewenangan untuk mengurus urusan perpajakan suatu perusahaan atau wajib pajak.

PMK 44 Tahun 2026 memang mengatur bahwa penunjukan kuasa dilakukan melalui Surat Kuasa Khusus. Surat tersebut harus memuat antara lain identitas pemberi dan penerima kuasa, status penerima kuasa, kewajiban perpajakan tertentu yang dikuasakan serta masa berlaku kuasa.

Aturan tersebut juga membatasi ruang gerak penerima kuasa. Satu Surat Kuasa Khusus berlaku untuk satu orang kuasa dan kewajiban perpajakan tertentu yang tercantum dalam surat tersebut. Kuasa yang diterima juga tidak dapat dilimpahkan kepada orang lain.

Kegiatan tersebut menghadirkan empat fungsional penyuluh Kanwil DJP Riau sebagai narasumber, yakni Tri Rizki M, Gusfahmi, Wisnu P.A, dan Puja Aldila. Kepala Kanwil DJP Riau, JFR Hermiana, mengatakan sosialisasi dilakukan untuk membangun pengetahuan yang sama antara DJP dan para pemangku kepentingan, terutama konsultan serta pihak yang nantinya mewakili wajib pajak, sehingga komunikasi dan pemenuhan hak wajib pajak dapat berjalan sesuai ketentuan. (Ivn)



 
Berita Lainnya :
  • Kuasa Wajib Pajak Harus Jelas, Konsultan, Fiskus dan WP Jangan Beda Pemahaman
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Berjaya di Kompetisi Humas Nasional, Tiga Srikandi UPER Raih Juara 1 Lewat Strategi Komunikasi Krisis
    Senin 26-10-2026 - 18:22
    Politeknik Mulia Rokan Resmi Kantongi Izin, Siapkan Mahasiswa Jadi Kadet Profesional
    Senin 26-10-2026 - 17:14
    Pekan Bazar Kin Men Riau Hadirkan Ragam Lomba Mandarin, Gandeng Pelaku Usaha Berbagai Sektor
    Senin 26-10-2026 - 08:31
    Ketum Satkar Ulama Idris Laena Lantik Pengurus Bangka Belitung, Perkuat Sinergi Ulama dan Umaro
    Sabtu 10-10-2026 - 20:15
    IKTS MLBB Tournament Season 1 Tuntas, Comfort Esport Keluar sebagai Juara
    Senin 05-10-2026 - 09:37
    Dekat dengan Pemerintahan, Akademisi HTN-HAN Diingatkan Tetap Jaga Objektivitas
    Sabtu 03-10-2026 - 16:23
    Waduk Cipta Karya Pekanbaru Akan Ditata, Disiapkan Jadi Ruang Olahraga dan Rekreasi
    Sabtu 03-10-2026 - 11:27
    Polda Riau Berganti Pimpinan, Irjen Arman Achdiat Gantikan Herry
    Sabtu 03-10-2026 - 10:31
    Gandeng Sekolah-sekolah di Riau, Balai Bahasa Riau Gelar FTBI 2026
    Senin 28-09-2026 - 23:22
    Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Masyarakat Terdampak Galodo Kabupaten Solok
    Kamis 24-09-2026 - 22:05
    HUT ke-58 Kadin Indonesia, Idris Laena Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan
    Kamis 24-09-2026 - 05:40
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu