Rabu, 05 08 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Harga Minyak Dunia Kembali Merangkak Naik
Kamis, 25-10-2018 - 07:42:52 WIB

TERKAIT:
   
 

BANGAI.ID, JAKARTA -- Harga minyak mentah dunia menanjak tipis pada perdagangan Rabu (24/10), waktu Amerika Serikat (AS), setelah sebelumnya tertekan dalam beberapa hari terakhir. Penguatan terjadi setelah stok bensin dan minyak solar turun lebih besar dari perkiraan dan proyeksi kenaikan permintaan musiman minyak mentah untuk kilang.

Dilansir dari Reuters, Kamis (25/10), harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) naik US$0,39atau 0,6 persen menjadi US$66,82 per barel. Berdasarkan data Eikon, lebih dari 710 ribu kontrak WTI berpindah tangan pada perdagangan kemarin, melampaui rata-rata harian dalam 10 bulan terakhir sekitar 576 ribu kontrak.

Sementara, harga minyak mentah Brent turun US$0,27 atau 0,4 persen menjadi US$76,17 per barel. Pelemahan harga minyak mentah acuan global ini terjadi karena imbas dari proyeksi pasokan global, dimana Arab Saudi telah menyatakan rencana untuk mendongkrak produksi.

Pelaku pasar tetap menaruh perhatian pada permintaan global. Pelemahan di pasar modal juga akan mengurangi pembelian aset seperti minyak oleh manajer investasi. Pada Selasa lalu, harga minyak mentah dunia tertekan lima persen akibat kekhawatiran terhadap pelemahan proyeksi ekonomi.

Di sisi lain, pengenaan sanksi AS terhadap sektor perminyakan Iran yang akan segera berlaku telah membantu menopang harga.

Kementerian Energi AS menyatakan stok bensin AS merosot 4,8 juta barel menjadi 229,3 juta barel pada pekan lalu, terendah sejak Desember 2017.

Persediaan minyak distilasi termasuk minyak solar turun 2,3 juta barel. Kedua stok menipis lebih besar dari perkiraan. Harga bensin berjangka menanjak 0,9 persen menjadi US$1,853 per galon.

Data Badan Administrasi Informasi Energi AS juga menunjukkan kenaikan persediaan minyak mentah AS sebesar 6,3 juta barel. Kenaikan tersebut lebih besar dari proyeksi jajak pendapat analis yang dilakukan Reuters, dimana kenaikan diperkirakan hanya sebesar 3,7 juta barel.

"Angka-angka utama minyak mentah sedikit bersifat menekan harga, namun dengan penurunan pasokan bensin dan kenaikan aktivitas kilang pasar mampu bertahan cukup bagus," imbuh Analis Price Futures Group Phil Flynn di Chicago.

Harga minyak mentah telah mendapatkan tekanan akibat sejumlah proyeksi di antaranya proyeksi Badan Energi Internasional yang memperkirakan terjadinya perlambatan pertumbuhan permintaan minyak untuk 2019, seperti dilansir dari cnnindonesia.com, kamis(25/10/2018).

Dengan pengenaan sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran yang berlaku efektif 4 November 2018 mendatang, dua sumber Reuters dari perusahaan kilang pelat merah China menyatakan perusahaan tidak berencana untuk menerima pasokan minyak dari Iran untuk November.

Pada Selasa (23/10) lalu, Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih menyatakan Arab Saudi akan bertindak untuk memenuhi setiap permintaan yang terjadi untuk menjamin kepuasan konsumen.

Presiden Ritterbusch & Associates Jim Ritterbusch dalam catatannya menilai semakin mendekatinya waktu pemberlakuan sanksi AS terhadap Iran merupakan faktor pendorong harga dibandingkan penekan harga meski Arab Saudi telah meyakinkan akan memproduksi minyak lebih banyak.

Lebih lanjut, beberapa analis memperkirakan harga minyak dunia akan naik kembali sebelum akhir tahun.(*)



 
Berita Lainnya :
  • Harga Minyak Dunia Kembali Merangkak Naik
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    LUME Coffee & Lounge Siap Hadir di Pekanbaru Setelah Buka di Lima Cabang di Tanah Air, Tawarkan Konsep Tempat Bersantai Modern
    Selasa 28-07-2026 - 07:44
    Kejati Riau Geledah Kantor Disdik, Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Smart Board 2024
    Kamis 23-07-2026 - 13:41
    Koordinasi dan Supervisi KPK Mendorong Kinerja Riau Petroleum, Plt Gubernur: Perkuat Tata Kelola, Tingkatkan Kontribusi terhadap PAD
    Kamis 23-07-2026 - 11:56
    Spanyol Akhiri Penantian 16 Tahun, Tumbangkan Argentina untuk Rebut Gelar Piala Dunia 2026
    Senin 20-07-2026 - 05:06
    Cara Cek Status Penerima Bansos Juli 2026, Masyarakat Bisa Lihat Posisi Desil Secara Online
    Minggu 19-07-2026 - 10:40
    Spanyol dan Argentina Berebut Takhta Dunia, Duel Yamal vs Messi Jadi Perhatian Final Piala Dunia 2026
    Minggu 19-07-2026 - 10:27
    Benni Sutanto Teliti Strategi Tingkatkan Target Penjualan di PT Victory International Futures
    Jumat 17-07-2026 - 10:53
    Karmila Sari Dorong Penguatan Regulasi LGBT Berpedoman pada Perpres Pertahanan Negara
    Rabu 15-07-2026 - 15:05
    Idris Laena : Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, tetapi Ruang Membangun Peradaban
    Minggu 12-07-2026 - 10:34
    Niat Puasa Asyura 2026: Bisa Dibaca hingga Sebelum Zawal, Berikut Lafalnya
    Kamis 25-06-2026 - 06:09
    Waspada! Longsor Lembah Anai Akibatkan Jalan Padang-Bukittinggi Putus Total
    Rabu 24-06-2026 - 16:34
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu