Senin, 21 09 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Eni Saragih Mengaku Dapat Tekanan Golkar soal Suap PLTU Riau
Jumat, 05-10-2018 - 05:22:16 WIB

TERKAIT:
   
 

Jakarta - Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih mengaku mendapat tekanan dari Partai Golkar dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. Namun, Eni tak merinci tekanan dari partainya itu.

"Ada lah pokoknya itu, ada lah (tekanan). Sudah saya sampaikan juga itu. Semua sudah saya sampaikan ke penyidik," kata Eni usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/10).

Eni mengatakan tekanan tersebut tak sampai berbentuk intimidasi ataupun ancaman. Menurut Eni, setiap orang pasti menginginkan keamanan dalam hidupnya.

"Tapi saya tak mengindahkan itu. Tak anggap itu sebagai intimidasi. Yang penting saya sudah berjanji akan kooperatif, menyampaikan apa adanya," ujarnya.

Terkait surat dakwaan pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd Johanes Budisutrisno Kotjo, yang menyebut ada aliran uang untuk kepentingan Pilkada Temanggung 2018, Eni tak membantahnya.

Eni menyatakan telah menyampaikan seluruh rincian penggunaan uang yang diterima dari Kotjo kepada penyidik KPK. Salah satunya, kata Eni adalah untuk keperluan organisasinya maupun Golkar.

"Tapi enggak langsung ke pilkada. Memang itu saya yang pakai. Macam-macam untuk keperluan organisasi iya, keperluan partai iya. Macam-macam lah," kata dia.

Eni kembali menegaskan bahwa apa yang dirinya lakukan dalam proyek PLTU Riau-1 ini adalah menjalankan tugas yang diberikan Golkar. Menurutnya, sebagai kader pasti akan mengawal kepentingan partai yang kini dipimpin Airlangga Hartato itu.

"Bahwa saya diperintahkan partai untuk mengawal ini dan tentunya kalau partai yang memerintahkan ya untuk kepentingan partai," ujarnya.

Kotjo didakwa menyuap anggota Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham dalam proyek PLTU Riau-1 senilai Rp4,75 miliar.

Suap itu diberikan agar Eni membantu Kotjo mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Riau-1 (PLTU MT Riau-1) antara PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI), China Huadian Engineering Company Ltd (CHEC), termasuk BNR.(cnn)



 
Berita Lainnya :
  • Eni Saragih Mengaku Dapat Tekanan Golkar soal Suap PLTU Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Merajut Arah, Melangkah Lebih Jauh, X-MOC Riau Rayakan Usia ke-8
    Minggu 20-09-2026 - 12:07
    Peringatan HUT ke-48 FKPPI Berlangsung Meriah di Pekanbaru
    Sabtu 19-09-2026 - 15:02
    Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Riau Seharian
    Sabtu 19-09-2026 - 07:20
    Gedung Sekolah Diperbaiki, Namun Meja Kursi Siswa di Pekanbaru Dinilai Masih Butuh Pembaruan
    Jumat 18-09-2026 - 22:05
    BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau
    Kamis 17-09-2026 - 13:49
    Kabut Asap Makin Parah di Pekanbaru dan Sebagian Besar Wilayah Riau
    Senin 14-09-2026 - 13:23
    Usia ke-7, NOC Indonesia Perkuat Silaturahmi dengan Semangat “Setara, Bersaudara”
    Minggu 13-09-2026 - 21:51
    Daftar Sekarang, IKTS Segera Gelar Turnamen MLBB Season 1, Prizepool Rp2,8 Juta, Hanya 16 Slot
    Rabu 09-09-2026 - 22:28
    PPNI Gelar Rakerda Sebagai Penutup Rangkaian HUT
    Rabu 09-09-2026 - 15:09
    15 Pilihan Kendaraan Listrik Yadea di Jalan Durian Pekanbaru, Cek Spesifikasi dan Harganya
    Jumat 04-09-2026 - 02:38
    Prabowo Siapkan Skema Tukar Tambah Motor Bensin, Motor Listrik Yadea Makin Gencar di Pekanbaru
    Jumat 04-09-2026 - 00:41
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu