BANGAI.ID, PEKANBARU -- Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu. (1 Tawarikh 4:10),
Demikian pembacaan Firman Tuhan mengawali kotbah yang disampaikan oleh Pdt.Lasma Tambunan,S.Th pada acara ibadah Rabu pagi personel Kristiani Lanud Roesmin Nurjadin dengan topik,"Sikap Berdoa", di Gereja Oikumene Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (23/10/19).
"Yang memuliskan kitab ini adalah Nabi Ezra. Kitab yang berisikan 29 pasal, tentang silsilah keturunan bangsa Israel. Yabes adalah seorang yang doanya dijawab/ dikabulkan Tuhan, seorang Yabes mengubah hidupnya melalui doa",ujar Pdt.Lasma.
Selanjutnya Pdt.Lasma Tambunan,STh menyampaikan bahwa ada 4 bagian doa yg didoakan Yabes
1. Memberkatinya
2. Merpeluas daerahnya
3. Menyertainya
4. Melindunginya
"Pelajaran yang dapat kita ambil dari sikap Yabes berdoa
1. Tidak menyerah dan tidak berputus asa,Tuhan ingin kita dekat kepada Nya, agar menjadi pribadi yang tidak menyerah dan tidak berputus asa.
2. Berdoa dengan sungguh sungguh, kita berdoa kepada Tuhan bukan karena menginginkan sesuatu tapi berdoa dengan sungguh sungguh/ segenap hati kita, walau ada kepahitan dalam kehidupan, karena Allah sanggup memberikan segala yang terbaik dalam hidup kita
3. Berserah dan bergantung kepada Tuhan , menggantungkan/ menyerahkan seluruh aspek kehidupannya kepada Allah agar Allah campur tangan di dalam hidup kita",ujar Pendeta Lasma.
Selanjutnya Pdt. Lasma Tambunan mengatakan, bahwa Tuhan pasti akan menjawab doa saya dan saudara, 3 point diatas mari kita lakukan dalam kehidupan kita sehari hari, dan menjadi pribadi yang lebih baik di hadapan Tuhan. Amin
Sebagai Liturgis ibadah Letkol Kes Novita Sinaga mengajak jemaat yang hadir, "sebagai umat Kristiani Lanud Roesmin Nurjadin, seberat apapun tugas yang dipikulkan kepundak kita mari kita topang dengan doa, saya yakin dan percaya Tuhan akan memberi rancangan keberhasilan dalam pengabdian kita untuk bangsa dan negara."
"Mari serahkan hidup kita di setiap doa kita kepada Tuhan, karena doa adalah nafas orang percaya/beriman",ucap Novita.
Kegiatan ibadah berlangsung dengan penuh hikmat. (Rls)
Komentar Anda :