BANGAI.ID, PEKANBARU -- Dalam rangka kunjungan kerja di Lanud Roesmin Nurjadin Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., didampingi Ketua Umum PIA Ardya Garini Ny.Ayu Yuyu Sutisna, Pangkoopsau I Marsma TNI Khairul Lubis, Ketua PIA Ardhya Garini D.I Koopsau I Ny. Sondang Khairil Lubis, Danlanud RSN Marsma TNI Ronny Irianto Moningka S.T.M.M., Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 12/D.I Lanud Roesmin Nurjadin, melaksanakan silaturahmi bersama ribuan anggota dan keluarga lanud Roesmin Nurjadin yang digelar di Hanggar Skadron Udara 16, Senin (28/10/2019).
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T., M.M., pada sambutanya menyampaikan terimakasih dan rasa bangga kami kepada Kasau dan Ketua umum PIA Ardhya Garini, yang telah berkenan hadir dan meluangkan waktu di sela-sela kesibukan yang begitu padat, untuk memberikan pengarahan kepada kami, sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas yang bermanfaat bagi pribadi, keluarga, masyarakat maupun satuan kami bertugas, yang pada akhirnya kami semua dapat mampu memberikan sumbangsih terbaiknya, tak hanya bagi TNI AU saja, namun juga bagi bangsa dan negara.
Kasau pada arahannya menyampaikan seiring makin berkembangnya teknologi informatika berbasis internet dewasa ini, di satu sisi memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, namun di sisi lain menyimpan banyak jebakan yang jika tidak disikapi dengan cerdas dan bijak maka akan menjadi bumerang bagi penggunanya, tidak terkecuali bagi prajurit TNI AU beserta keluarganya.
“Jika aktivitas kita di media sosial tidak terkendali bahkan meninggalkan akal sehat dan akan cenderung terjebak dalam situasi yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga di kemudian hari. Saya sebagai Kasau, bapak, abang, sangat sedih mendengar kasus yang menimpa saudara kita seperti di Surabaya karena kelalaiannya bermedia sosial,” ujar Kasau.
Selain menekankan sikap kehati-hatian bagi seluruh prajurit TNI AU beserta keluarganya di media sosial, Kasau juga menyampaikan upaya Mabesau untuk memenuhi kesejahteraan seluruh prajurit namun tidak orang perorang tapi kolektif dengan membangun perumahan nondinas yang dapat dibeli menggunakan Tunjangan Wajib Perumahan (TWP) dan dicicil setiap bulan sehingga saat memasuki masa pensiun, prajurit TNI AU tidak perlu lagi khawatir akan tinggal di mana.
“Saya tidak ingin melihat bapak ibu pensiun diusir-usir oleh dinas. Silakan cari tempat atau lokasi yang diinginkan dan dikoordinasikan dengan dinas untuk dihitung biaya tanah, pembangunan, dan cicilannya per bulan. Saya berharap di tahun 2025 tidak ada lagi prajurit TNI AU yang pensiun tidak memiliki rumah dinas, ” jelas Kasau.
Di samping itu, Kasau juga menginformasikan tentang upaya meningkatkan remunerasi dan penambahan premi asuransi jiwa bagi seluruh prajurit TNI AU. Pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga juga tak luput ditekankan Kasau karena hal tersebut sangat memengaruhi kinerja dan perkembangan psikologis anak-anak di kemudian hari.
Sementara itu, Ketum Pia Ardhya Garini Ny. Ayu Yuyu Sutisna, dalam pengarahannya menekankan sejarah pembentukan organisasi Pia Ardhya Garini awalnya diarahkan sebagai organisasi sosial kemasyarakatan untuk mengisi waktu istri prajurit TNI AU dengan kegiatan yang bermanfaat.
“Menjadi istri prajurit TNI AU harus memiliki wawasan yang luas, bekal keterampilan, menjaga penampilan untuk keharmonisan keluarga, dan jangan lupa selalu mendoakan suami dan anak-anak,” terang Ny. Ayu Yuyu Sutisna.
Turut hadir dalam acara tersebut, Irjenau Marsda TNI Johanes Barchmans,SW., Aspam Marsda TNI Tamsil Gustan Malik,S.E.,Aspers Marsda TNI Anastasius Sumadi, Dankorharmatau Marsda TNI Deto Priyono, Danseskoau Marsda TNI Henry Alfiandi, Danpuspomau Marsma TNI R.Agung Handoko,S.H., M.M.,M.H., dan para Kadis jajaran Mabesau, serta pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 12/D.I Lanud Rsn, dan para pejabat Lanud RSN, serta dilanjutkan foto bersama.
Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. (Rls)
Komentar Anda :