Senin, 21 09 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Doa Dan Usaha,TMC TNI AU Mendapat Julukan Hujan Auri
Jumat, 01-11-2019 - 06:46:34 WIB
Foto: ist/*
TERKAIT:
   
 

BANGAI.ID, PEKANBARU -- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kerap kali terjadi di Provinsi Riau telah menimbulkan masalah serius, asap yang ditimbulkan Karhutla dinilai cukup mengancam kesehatan masyarakat bahkan mengancam kecerdasan generasi muda di Riau dalam berfikir.

Tidak hanya di wilayah Riau, dampak asap dari kebakaran hutan dan lahan turut dirasakan provinsi yang bertetangga dengan Riau, seperti Sumatera Barat, bahkan sempat membuat negara tetangga Malaysia mencibir karena asap sampai ke negerinya.

Pemerintah dalam hal ini bukan tidak berupaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Berbagai upaya telah dilakukan mulai dari penyuluhan, edukasi, hingga bantuan diberikan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Karena kebakaran hutan dan lahan setelah dilakukan pengamatan dan penelitian oleh pakar, hampir 99 persen disebabkan oleh tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan kelompok saja.


Penegakan hukum secara tegas juga telah di upayakan juga tidak membuat sejumlah oknum tersebut menjadi takut, dan masih saja membandal dengan kelakuan yang menuebabkan kebakaran hutan dan lahan terjadi setiap tahunnya karena adanya politik lahan yang keji.

Setelah berpuluh tahun hal itu terus terjadi, membuat banyak pihak harus berkorban demi kepentingan umum seperti petugas TNI-POLRI yang harus meninggalkan kepentingan pribadi dan keluarga karena harus ke lokasi Karhutla untuk memadamkan api.

Hingga pada akhirnya permasalahan ini menjadi permasalahan Nasional yang mengharuskan petinggi-petinggi negara turun tangan untuk menyelesaikannya.

Salah satunya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, yang memerintahkan Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Yuyu Sutisna, untuk melakukan pemanfaatan Teknologi Modivikasi Cuaca (TMC) atau Hujan buatan menggunakan armada yang dimiliki TNI AU, pesawat Cassa dan Hercules yang memiliki kemampuan untuk melakukan TMC.


Dimulai dari tanggal 26 Februari sampai dengan 26 Oktober 2019, pesawat TNI Angkatan Udara A-2107, 41 sortie telah menyemaikan garam (NAcl) sebanyak 74.000 Kilogram, Kapur Tohor (GaO) sebanyak 800 kilogram, kemudian A-2105 telah menyemai garam sebanyak 8000 Kilogram, dan 3.200 Kapur Tohor.

Sedangkan Hercules A-1328 telah menyemai garam sebanyak 36.900 Kilogram dan Kapur Tohor sebanyak 12.500 kilogram,PK-PCT garam 45.000 kilogram  total garam yang sudah disemai 163.900 kilogram dan Kapur Tohor sebanyak 16.500 kilogram.

Ternyata usaha tersebut diridhoi Tuhan Yang Maha Esa, dimana TMC yang dilakukan TNI AU membuahkan hasil pada bulan September 2019 lalu hampir seluruh wilayah Riau diguyur hujan yang membuat kabut asap berakhir dan api yang masih menyala di lahan-lahan mulai memadam karena hujan buatan itu.

Setelah usaha TMC yang dilakukan TNI AU sebagai alat negara membuahkan hasil, TNI AU melalui Kadispenau Marsma TNI Fajar Adriyanto,M.S.i (Han) memerintahkan jajarannya untuk mengedukasi masyarakat dengan melihat langsung proses penebaran garam dan kapur tohor di langit Riau.

Khususnya di Riau, Kepala Penerangan  Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Letkol Sus M.Zukri,S.Ag, yang bertugas untuk merangkul masyarakat mengajak sejumlah tokoh agama, masyarakat, media, hingga mahasiswa agar mengerti cara kerja TMC yang dilakukan.

Ajakan tersebut membuat pengalaman yang cukup berarti bagi seorang mahasiswa bernama Rizki Ganda. Ia mengaku sangat beruntung ketika diberikan kesempatan untuk menyaksikan secara langsung proses modifikasi cuaca di langit Riau, sampai-sampai ia memberikan julukan hujan yang dihasilkan dari upaya TMC sebagai 'Hujan Auri'.

"Saya merasa sangat beruntung karena diperkenankan terbang dengan Hercules yang sangat canggih lalu seharian terbang di udara bersama TNI AU yang berusaha membuat hujan buatan," ujar Mahasiswa Jurusan Hukum di Universitas Islam Riau, yang kerap disapa Ganda itu, Rabu (30/10/2019) malam.

Kemudian Ia menceritakan bagaimana pengalaman melihat proses TMC mulai dari pengisian garam ke Konsul, hingga di tebarkan di awan yang berpotensi menghasilkan hujan.

"Ya kami di atas langit selama dua jam berkeliling menebar garam di atas langit. Saat pulang petang itu sensasi terbang diudara masih terekam kuat di ingatan kami. Lalu esok harinya hujan turun yang membuat asap tebal yang dikeluhkan masyarakat berkurang dan semakin sering hujan hingga asap hilang," lanjutnya.

Lebih lanjut dengan apa yang dilihat dan dirasakannya, Ganda memberikan julukan hujan hasil TMC itu dengan nama ' Hujan Auri' karena dianggap hujan buatan itu selain dari kehendak Tuhan ada peran TNI AU yang berusaha keras dalam pencapaian itu.

"Kebesaran Tuhan memang sangat luar biasa, tapi dalam hal ini TNI AU bersama masyarakat Riau berhasil merayu Tuhan untuk menurunkan hujan di Riau, saya rasa hujan hasil TMC bisa kita sebut Hujan Auri," tutupnya. (Rls)



 
Berita Lainnya :
  • Doa Dan Usaha,TMC TNI AU Mendapat Julukan Hujan Auri
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Merajut Arah, Melangkah Lebih Jauh, X-MOC Riau Rayakan Usia ke-8
    Minggu 20-09-2026 - 12:07
    Peringatan HUT ke-48 FKPPI Berlangsung Meriah di Pekanbaru
    Sabtu 19-09-2026 - 15:02
    Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Riau Seharian
    Sabtu 19-09-2026 - 07:20
    Gedung Sekolah Diperbaiki, Namun Meja Kursi Siswa di Pekanbaru Dinilai Masih Butuh Pembaruan
    Jumat 18-09-2026 - 22:05
    BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau
    Kamis 17-09-2026 - 13:49
    Kabut Asap Makin Parah di Pekanbaru dan Sebagian Besar Wilayah Riau
    Senin 14-09-2026 - 13:23
    Usia ke-7, NOC Indonesia Perkuat Silaturahmi dengan Semangat “Setara, Bersaudara”
    Minggu 13-09-2026 - 21:51
    Daftar Sekarang, IKTS Segera Gelar Turnamen MLBB Season 1, Prizepool Rp2,8 Juta, Hanya 16 Slot
    Rabu 09-09-2026 - 22:28
    PPNI Gelar Rakerda Sebagai Penutup Rangkaian HUT
    Rabu 09-09-2026 - 15:09
    15 Pilihan Kendaraan Listrik Yadea di Jalan Durian Pekanbaru, Cek Spesifikasi dan Harganya
    Jumat 04-09-2026 - 02:38
    Prabowo Siapkan Skema Tukar Tambah Motor Bensin, Motor Listrik Yadea Makin Gencar di Pekanbaru
    Jumat 04-09-2026 - 00:41
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu