BANGAI.ID, PEKANBARU -- Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T.,M.M., hadiri peringatan perayaan Natal Oikumene Wartawan dan Insan Pers Provinsi Riau bersama Forkopimda, di Hotel Furaya Jl.Sudirman Pekanbaru, Kamis Malam (26/12/19).
Suasana hikmat dan penuh suka cita tersebut kian terasa, saat dimulai dari penyalaan lilin yang dilakukan secara bersama oleh para Penasehat, Ketua Panitia Natal, Binmas Kristen Kementerian Agama Kanwil Riau, Pendeta Lamhot Silalahi, STh dan Votum acara yang dipandu oleh Bambang Wibisono, S.Mis dari Gereja Missi Injili Indonesia (GMII) Pekanbaru.
Usai penyalaan lilin, kemudian dilakukan persembahan lagu koor atau vokal grup dari Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Palapa Pekanbaru dan kemudian dilanjutkan oleh dengan Liturgi atau penyampaikan firman tuhan yang disampaikan oleh para Penasehat Acara Perayaaan Natal Oikumene Wartawan dan Insan Pers, Ketua Panitia dan Sekretaris Panitia dan lainnya.
Tak pelak, penampilan lagu Solo Pujian juga dibawakan oleh remaja muda berbakat Cindy Boru Bakara dan Iva Nia Boru Sinaga secara bergiliran di dalam sesi acara tersebut. Keduanya mampu memukau hadirin lewat suara merdu nya.
Selanjutnya, dalam tatib acara juga dilakukan pembacaan liturgi dari masing-masing peserta yang sudah ditunjuk oleh seksi acara, nyayian koor lagu pujian yang dibawakan dari berbagai perwakilan Gereja dan STM yang ada di Pekanbaru dan sekitarnya, hingga penyampaian renungan Natal yang disampaikan Pdt Lamhot Silalahi, STh dan doa penutup acara.
Turut hadir Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SH SIK, MSi, Danrem 031/WB yang diwakili oleh Kasi Ops Korem 031/WB Kolonel Inf. Patar Sitorus, Walikota Pekanbaru diwakili oleh Kepala Dinas Damkar Kota Pekanbaru Burhan Gurning, tokoh masyarakat Riau, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Gubernur Riau yang dibacakan Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya Indra Rasyid Gubernur Riau H Syamsuar menyampaikan permohonan maafnya, karena tidak bisa dapat hadir lantaran ada kesibukan dalam acara yang tidak bisa diwakilkan ditempat lain, selamat Natal tahun 2019 dan menyambut Tahun Baru 2020 kepada para Wartawan dan Insan Pers Provinsi Riau yang merayakan Natal saat itu.
"Wartawan Indonesia merupakan miniatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, kerukunan antar umat beragama terutama di lingkup media di provinsi Riau, sangat penting dalam menunjang keberhasilan karya jurnalistik menuju Riau maju dan beriman, keberadaan media atau pers sata ini dituntut harus mengikuti perkembangan jaman dan berperan penting dalam upaya mencerdaskan kehidupan berbangsa, selain tetap menjalankan fungsinya sebagai alat kontrol sosial dan penyedia informasi",ucap Gubernur.
Gubernur Provinsi Riau Drs.H.Syamsuar mengatakan, kolaborasi media dan pemerintah juga sangat diperlukan, karena media memiliki peran strategis terutama fungsi kontrol sebagai pengawasan pelayan publik, edukasi, hingga mencari solusi untuk mengatasi persolan yang dihadapi, media juga memiliki peran strategis untuk mengisi pembangunan, karena itu media atau pers harus bergandengan tangan dengan pemerintah, untuk menyelesaikan berbagai persoalan.
Hal ini tentunya lanjut Gubri, sesuai dengan sub thema Natal Oikomene Wartawan dan Insan Pers, "Melalui perayaan natal tahun ini, mari membangun profesional dan integiritas wartawan dan insan pers untuk mendukung pembangunan provinsi Riau dan Nasional pada umumnya".
"Karena itu, melalui perayaan natal ini mari kita pupuk kebersamaan untuk saling mengingatkan dan menerima keritikan dari masyarakat. Karena pada prinsipnya pemerintah sebagai lembaga pengemban tugas pembangunan, kemasyarakatan dan pemerintahan dan juga memiliki hak untuk mengingatkan dan bersedia pula untuk diingatkan," ujar Gubri.
Tidak lupa, gubernur Riau juga mengatakan semoga dengan perayaan natal tersebut, dapat memberikan semangat dan harapan baru kedepannya pada tahun baru 2020 nanti yang dapat memberikan harapan baru untuk hari esok yang lebih baik lagi bagi semua msayarakat Riau pada umumnya.
Usai membacakan sambutan Gubernur Riau, Sekdaprov pada kesempatan tersebut diberikan waktu oleh panitia untuk memberikan sembako kepada para janda dan anak yatim Wartawan.
Ketua Panitia Natal Kornel Panggabean mengatakan Perayaan Natal Oikumene Wartawan dan Insan Pers pada malam hari ini, adalah kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan para wartawan dan insan pers di Provinsi Riau dalam menyambut kelahiran Yesus Kristus Sang Juru Selamat. Dengan perayaan ini diharapkan para wartawan dan insan pers di Riau dapat memetik hikmah dari nilai-nilai kehidupan Nabi Isa sebagai pembawa damai ke muka bumi.
Adapun Perayaan Natal Oikumene malam ini mengambil tema: Hiduplah sebagai Sahabat bagi Semua Orang, dengan subtema: Melalui Perayaan Natal Wartawan dan Insan Pers, Kita Tingkatkan Rasa Persaudaraan dan Toleransi dalam Membangun Riau.
Subtema ini, lanjut Kornel dinilai sangat strategis, karena Riau merupakan provinsi dengan masyarakat yang sangat heterogen. Baik suku maupun agama. Karena itu memupuk rasa persaudaraan dan menjaga toleransi antar ummat beragama di provinsi yang kaya raya ini, adalah suatu keniscayaan atau keharusan. Apalagi di kalangan keluarga besar wartawan dan insan pers. Sebab dengan cara itulah, salah satunya, situasi kehidupan bermasyarakat di Provinsi Riau akan berjalan kondusif, hangat dan menyejukkan. Dengan demikian, pada gilirannya akan membantu pemerintah dalam melaksanakan program-program pembangunan yang memang didambakan masyarakat.
Menurut Kornel, satu hal penting yang perlu menjadi perhatian teman-teman wartawan dan insan pers di Provinsi Riau ialah, bahwa pada saat ini kita berada di era revolusi Industri 4.0 (Four point Zero), dimana segala sendi kehidupan kita ke depan sangat terkait dengan internet. Kehadiran internet ini akan mengubah semua aspek kehidupan, tata kerja dan hubungan sosial.
Dengan datangnya era Revolusi Industri 4.0 kalangan wartawan dan insan pers harus melakukan langkah-langkah antisipasi. Wartawan dan insan pers tak boleh lagi gagap teknologi, malah harus menyesuaikan diri dan belajar terus, sebab perkembangan teknologi industri berlangsung cepat detik per detik. Kita bisa merasakan sekarang, betapa perkembangan teknologi informasi telah merontokkan bisnis media massa dan bergesernya tata cara pekerjaan wartawan. Televisi sudah digantikan YouTube.
Sehingga wartawan masa kini harus menyesuaikan diri dengan tuntutan kerja teknologi informasi itu sendiri. Sistem penulisan jurnalistik juga berubah menyesuaikan dengan tata krama media sosial. Banyak artis yang menjadi Youtuber, pekerjaan yang sesungguhnya milik wartawan. Pangsa iklan dan Marketing Iklan sudah diambil Google. "Inilah tantangan wartawan dan insan pers ke depan, termasuk di Riau. Kita tak bisa lagi konvensional, "paparnya.
Di lain pihak, sambung Wapemren MX Pekanbaru itu, kemajuan perkembangan media sosial dewasa ini sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi wartawan dan insan pers. Mengapa? Karena sifat media sosial berbeda dengan media konvensional seperti Surat kabar, televisi dan radio. Media sosial menggabungkan semua media konvensional tadi dalam satu media saja. Lebih dari itu, media sosial memiliki dampak yang lebih besar dibanding media konvensional, karena jangkauannya mendunia.
Sehingga, jika terjadi kesalahan dalam menyebarluaskan informasi, sangat sulit memulihkannya.
Jika kesalahan itu terjadi pada jurnalis yang mengabdi di Riau, maka hal ini akan merugikan program pemerintah dan masyarakat Riau "Karena itu, ke depan pekerjaan jurnalis lebih menuntut kehati-hatian. Dalam kaitan inilah wartawan dan insan pers Riau perlu memupuk hubungan kemitraan dengan Pemerintah Provinsi dan kalangan dunia usaha yang menjadi mitra wartawan. Terutama dalam mendukung penyelenggaraan pelatihan untuk wartawan dan insan pers dalam menyongsong era revolusi industri 4.0 ini, " katanya.
Acara perayaan Natal Oikumene Wartawan dan Insan Pers Riau ini banyak mendapat dukungan dari berbagai pihak. "Karena itu kami ingin mengucapkan Terimakasih kepada Bapak Gubernur beserta Forkopimda, para mitra kami, PT April Grup, CPI, IKPP, PTPN V serta semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu, " ujar Kornel.
"Terimakasih juga kepada seluruh teman-teman panitia serta Para Penasehat yang telah menyiapkan acara sejak awal hingga Puncak acara yang begitu semarak malam ini, " tutupnya.
Kehadiran Kapolda Riau dan Danlanud RSN serta Danrem yang diwakili Kasi Ops Kolonel Patar Sitorus membuat suasana kian hangat, apatah lagi mereka bertahan hingga acara selesai.
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi yang didaulat memberi sambutan singkat dan padat, menyampaikan perayaan natal tahun ini berjalan aman dan kondusif. Ia berharap situasi ini terus dapat dijaga bersama.
Kapolda juga menyebut tema 'hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang', merupakan hal yang strategis dalam membangun kerukunan dan toleransi di Riau yang penduduknya sangat heterogen.
"Dengan Pancasila sebagai ideologi negara dan bhineka tunggal ika saya pikir sudah selesai, tak perlu lagi diperdebatkan. Oleh karenanya mari bersama sama kita jaga dan kita bangun Riau ini dalam bingkai NKRI yang harmoni, " ucap Kapolda.
Ia menambahkan, di era teknologi informasi saat in, para wartawan mesti lebih mengedepankan prinsip kehati hatian dalam menyampaikan informasi ke publik. Apalagi dewasa in berita berita bohong marak bersileweran di jagat media sosial. "Disinilah peran kawan kawan wartawan khususnya umat Kristiani bersama sama dengan seluruh pihak terkait agar bersama sama menangkal serta melawan hoaks yang dapat merugikan kita semua, " ajak Kapolda Agung Setya.
Ia juga meminta agar kedepan hubungan kemitraan media dengan Polda Riau terus dibangun dan ditingkatkan. "Kami butuh media, begitu juga sebaliknya media juga butuh kami. Artinya kita saling membutuhkan dalam konteks menciptakan kondusivitas daerah Riau ini secara konsisten tanpa memilah milah latar belakang agama maupun etnis. Kita semua bersaudara, mari bergandengan tangan, bahu membahu demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Riau, " tandas Kapolda.
Selanjutnya, acara pencabutan hadiah Doorprize bagi para tamu undangan yang hadir pada malam Natal tersebut, guna memeriahkan suasana acara malam Natal Oikumene Wartawan dan Insan Pers Riau 2019, dengan diselingi lagu-lagu pujian rohani yang dibawakan oleh grup dan solo vokal yang hadir malam itu.
Acara dipandu MC profesional yang juga wartawan senior Lovina.
Pencabutan hadih doorprize pun kian meriah saat itu, karena Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danlaud RSN Marsma TNI Ronny Moningka dan Danrem 031/WB yang diwakili oleh Kolonel Inf. Patar Sitorus, ikut melakukan pencabutan hadiah doorprize dan membagikan secara langsung kepada penerima hadiah saat itu.
Suasana malam tersebut pun, kian meriah dan penuh suka cita kala itu. Karena, selain dapat bertemu langsung dengan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SH, SIK, MSI dan Danlanud RSN Marma TNI Ronni Moningka, ST, MM.
Para tamu undangan yang hadir pada malam Natal itupun, tampak berbaur dan berswafoto dengan kedua Jenderal berbintang dua dan satu itu dengan bersahaja, sehingga jarak antara masyarakat dengan sosok dua petinggi aparat di Riau itu, seakan dekat dan tanpa batas, hingga acara selesai pukul 23.30 Wib, berlangsung dengan aman dan kondusif. (Rls)
Komentar Anda :