Spanyol Akhiri Penantian 16 Tahun, Tumbangkan Argentina untuk Rebut Gelar Piala Dunia 2026
Senin, 20-07-2026 - 05:06:49 WIB
RIAUBERKABAR.COM, PEKANBARU -- Spanyol kembali berdiri di puncak sepak bola dunia. La Roja memastikan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7) dini hari WIB.
Kemenangan Spanyol baru tercipta setelah pertandingan berlangsung hingga babak tambahan waktu. Ferran Torres muncul sebagai pahlawan dengan mencetak satu-satunya gol pada menit ke-106 sekaligus memastikan trofi Piala Dunia kembali ke tangan Spanyol setelah terakhir kali diraih pada edisi 2010.
Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung menguasai jalannya pertandingan. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil dominan melalui penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Argentina. Namun, rapatnya barisan belakang Albiceleste membuat peluang demi peluang gagal berbuah gol selama waktu normal.
Sebaliknya, Argentina kesulitan mengembangkan permainan. Lionel Messi bersama rekan-rekannya nyaris tidak memperoleh ruang untuk membangun serangan. Sepanjang 90 menit pertandingan, lini depan Argentina dibuat frustrasi oleh disiplin pertahanan Spanyol hingga gagal menciptakan satu pun tembakan tepat sasaran.
Memasuki babak tambahan, Spanyol semakin agresif. Nico Williams sempat mengira dirinya membawa timnya unggul pada menit ke-96 setelah memanfaatkan bola liar di depan gawang. Namun, setelah meninjau proses terjadinya gol, wasit menganulirnya karena Mikel Merino lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap Nicolas Otamendi.
Meski gol tersebut dibatalkan, Spanyol tidak mengendurkan tekanan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada awal babak kedua extra time. Berawal dari umpan silang Pedro Porro, Nico Williams menyundul bola ke arah Ferran Torres yang berdiri tanpa kawalan. Penyerang Spanyol itu langsung melepaskan tendangan keras yang gagal dihentikan Emiliano Martinez.
Ferran Torres sebenarnya kembali menjebol gawang Argentina beberapa menit kemudian. Namun, gol keduanya tidak disahkan karena hakim garis lebih dulu mengangkat bendera tanda offside saat Torres menerima umpan terobosan.
Argentina berusaha menyelamatkan keadaan pada menit-menit terakhir. Giuliano Simeone memperoleh peluang emas di depan kotak penalti, tetapi tendangannya melambung di atas mistar. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Spanyol.
Gelar ini menjadi trofi Piala Dunia kedua bagi Spanyol sepanjang sejarah setelah sukses pertama mereka pada 2010 di Afrika Selatan. Sementara bagi Argentina, kekalahan tersebut mengakhiri harapan mempertahankan gelar yang diraih pada edisi sebelumnya dan memupus ambisi Lionel Messi menutup karier Piala Dunianya dengan satu trofi lagi. (Ivn)
Komentar Anda :