Minggu, 20 09 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
Misi Promosi Malaysia 2019 Tawarkan Banyak Program Berbagai Bidang di Pekanbaru
Sabtu, 26-10-2019 - 06:58:50 WIB
Foto: ist/*
TERKAIT:
   
 

BANGAI.ID, PEKANBARU -- Dengan bertemakan ‘Misi Promosi Malaysia’, Duta Besar Malaysia ke Republik Indonesia, Tuan Yang Terutama Datuk Zainal Abidin Bakar, akan mengadakan lawatan kerja ke Aceh, Medan dan Pekanbaru pada 23 – 27 Oktober 2019. 

Misi ini juga akan merangkumi program promosi “Ayo Kuliah di Malaysia” serta sempena “Visit Malaysia 2020” (VM2020) di Indonesia.Misi Promosi Malaysia ke Pulau Sumatera merupakan lawatan kerja resmi Datuk Zainal setelah sebelumnya program yang sama dilakukan di Jawa Tengah dan Yogyakarta.  

Pekanbaru merupakan kota terakhir dalam rangkaian Misi Promosi di Pulau Sumatera yang telah dimulakan sejak 23 Oktober 2019 di Banda Aceh dan di  Medan pada 24 Oktober 2019. Pada kesempatan ini, Datuk Zainal juga mengambil peluang untuk melakukan kunjungan hormat kepada Gubernur Riau pada 25 Oktober 2019. 


Datuk Zainal menyampaikan bahwa pertemuan bersama Gubernur Riau ini adalah bertujuan untuk melihat potensi kerjasama di berbagai bidang, terutamanya di bidang ekonomi di wilayah Riau.

Datuk Zainal menjelaskan bahwa dalam Misi Promosi ke Pekanbaru, Kedutaan Besar Malaysia ingin mempromosikan Malaysia dalam berbagai bidang, khususnya pendidikan, pariwisata, perdagangan dan investasi. 

Demi tercapainya tujuan tersebut, Datuk Zainal membawa juga beberapa instansi pemerintah Malaysia seperti Education Malaysia, Tourism Malaysia, MITI, MATRADE, Departemen Imigrasi, Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) dan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC).

Lebih lanjut, lawatan kerja pada kali ini akan menonjolkan Program Ayo Kuliah di Malaysia yang mempromosikan perguruan tinggi dan universitas-universitas Malaysia bagi publik Indonesia. Biaya perkuliahan di Malaysia secara relatifnya terjangkau dibandingkan negara-negara serantau dengan kualitas program studi yang terakui," jelas Datuk Zainal.  


Kuala Lumpur juga dicatat sebagai “The Most Affordable Student City oleh QS Best Student Cities 2018.  Dengan biaya mulai dari Rp 9 juta per semester mahasiswa internasional dapat melanjutkan studi di universitas-universitas pilihan mereka di Malaysia," imbuhnya. 

Hal Ini dibuktikan dengan keberadaan 170,000 mahasiswa asing di Malaysia lebih dari 160 negara seluruh dunia (11,000 dari Republik Indonesia) serta menjadikan pendidikan tinggi di Malaysia sebagai platform paparan global kepada mahasiswa.

Datuk Zainal turut menjelaskan bahawa Misi Promosi pada kali ini bertepatan dengan Visit Malaysia 2020 yang merupakan  satu agenda nasional Kerajaan Malaysia untuk meningkatkan kedatangan wisatawan ke Malaysia.

Visit Malaysia 2020 menargetkan 30 juta wisatawan dari seluruh penjuru dunia yang akan berkunjung ke Malaysia dengan pendapatan sebanyak RM 100 billion. Sementara wisatawan dari  Indonesia ditargetkan sebanyak 4 juta orang akan mengunjung Malaysia pada tahun depan. 

Datuk Zainal juga menyampaikan bahwa rakyat Riau ramai yang berkunjung ke Malaysia. Bukan hanya untuk tujuan berwisata, tetapi juga untuk mengunjungi saudara mereka di Malaysia.

“Selain itu, ramai juga rakyat Riau yang datang ke Malaysia untuk tujuan perobatan, khususnya ke Penang dan Kuala Lumpur,” imbuhnya. 


“Pada masa yang sama, ramai orang Malaysia yang datang melawat ke Riau, khususnya Pekanbaru. Anggarannya adalah lebih dari 19,000 orang Malaysia yang datang pada tahun 2018,” jelas Datuk Zainal. 

Sementara pada bidang ekonomi, Indonesia merupakan salah satu dari 10 besar mitra dagang Malaysia dari seluruh dunia. Di peringkat ASEAN, Indonesia berada di tempat yang ketiga setelah Singapura dan Thailand.

Data hingga bulan Juli 2019, keseluruhan jumlah nilai transaksi perdagangan dari Malaysia ke Indonesia telah mencapai jumlah RM 39 Billion (USD 9.3 billion).  Maka dengan keikutsertaan MATRADE dan MITI dalam misi ini akan memberi kesempatan kedua agensi berkenaan untuk menjalin ‘networking’ dengan KADIN dan syarikat-syarikat di Riau untuk membicarakan peluang-peluang dan potensi kerjasama baru.

Sebagai penutup, Duta Besar berharap melalui misi ini akan dapat menjalin dan meningkatkan lagi hubungan serta kerjasama bilateral antara Malaysia dan Indonesia terutamanya dari segi pendidikan, pariwisata, perdagangan dan pelaburan. 

“Kami harap kedepannya kerjasama-kerjasama ini akan semakin baik lagi, ” jelas Datuk Zainal. (Rls)



 
Berita Lainnya :
  • Misi Promosi Malaysia 2019 Tawarkan Banyak Program Berbagai Bidang di Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Merajut Arah, Melangkah Lebih Jauh, X-MOC Riau Rayakan Usia ke-8
    Minggu 20-09-2026 - 12:07
    Peringatan HUT ke-48 FKPPI Berlangsung Meriah di Pekanbaru
    Sabtu 19-09-2026 - 15:02
    Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Riau Seharian
    Sabtu 19-09-2026 - 07:20
    Gedung Sekolah Diperbaiki, Namun Meja Kursi Siswa di Pekanbaru Dinilai Masih Butuh Pembaruan
    Jumat 18-09-2026 - 22:05
    BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau
    Kamis 17-09-2026 - 13:49
    Kabut Asap Makin Parah di Pekanbaru dan Sebagian Besar Wilayah Riau
    Senin 14-09-2026 - 13:23
    Usia ke-7, NOC Indonesia Perkuat Silaturahmi dengan Semangat “Setara, Bersaudara”
    Minggu 13-09-2026 - 21:51
    Daftar Sekarang, IKTS Segera Gelar Turnamen MLBB Season 1, Prizepool Rp2,8 Juta, Hanya 16 Slot
    Rabu 09-09-2026 - 22:28
    PPNI Gelar Rakerda Sebagai Penutup Rangkaian HUT
    Rabu 09-09-2026 - 15:09
    15 Pilihan Kendaraan Listrik Yadea di Jalan Durian Pekanbaru, Cek Spesifikasi dan Harganya
    Jumat 04-09-2026 - 02:38
    Prabowo Siapkan Skema Tukar Tambah Motor Bensin, Motor Listrik Yadea Makin Gencar di Pekanbaru
    Jumat 04-09-2026 - 00:41
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu