Sabtu, 19 09 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
DBH Migas Riau Merosot, Dewan Desak dari DBH CPO
Senin, 16-12-2019 - 17:20:10 WIB
istimewa net*
TERKAIT:
   
 

BANGAI.ID, PEKANBARU - Sekdaprov Riau, Yan Prana Jaya ungkap kalau saat ini Provinsi Riau memang sangat bergantung kepada Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas (Migas) yang dialirkan dari Pemerintah Pusat.

Namun kata Yan, mesti diingat bahwasanya semenjak sepeninggal presiden Susilo Bambang Yudhoyono harga minyak dunia terus menerus turun sehingga berdampak pada DBH yang diterima Riau.

"Dulu harga 1 barel bisa 105 dolar, sekarang 60 dolar. 2016 malah lebih parah pernah 30 dolar per barel," kata Yan di acara Talkshow Suara Mahasiswa yang digelar oleh BEM UR, Sabtu (14/12/2019).

Sekarang sambung Yan, angka itu berada di 60-65 dolar per barel dan sudah disepakati oleh DPR RI.

Di samping itu, dalam beberapa tahun belakangan produksi minyak di Riau terus melemah, ditambah dengan anjloknya harga rupiah terhadap dolar sehingga pendapatan semakin menurun.

Solusinya, saat ini Pemprov Riau bersama dengan DPRD Riau tengah berupaya meningkatkan sektor-sektor pendapatan lain selain dari Migas ini.

"Jangan sampai nanti DBH yang terus menurun dan kita tidak bisa menggali DBH, kita pasti akan kewalahan. Makanya kami terus berdiskusi dengan DPRD Riau untuk mencari potensi lain," tambahnya.

Salah satunya dengan meningkatkan pendapatan di sektor pajak kendaraan bermotor di mana dalam dua bulan ini Pemprov sudah melakukan pemutihan denda kendaraan bermotor.

Hasilnya, Pemprov Riau mendapatkan tambahan dana sekitar Rp 100 Miliar lebih karena tingginya partisipasi masyarakat dalam membayar pajak kendaraannya.

Selain itu, Yan juga mengajak DPRD Riau agar bisa memaksimalkan pembangunan yang tidak berasal dari APBD Riau. Yakni melalui Dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum yang beberapa tahun belakangan kurang maksimal.

Di kesempatan yang sama, Ketua Komisi III DPRD Riau, Husaimi Hamidi, mengatakan pihaknya akan terus memperjuangkan Dana Bagi Hasil (DBH) dari perkebunan Kelapa Sawit di Riau atau biasa dikenal dengan DBH CPO.

Husaimi mengajak mahasiswa Riau untuk sama-sama mendorong perolehan DBH dari sektor CPO.

Saat ini, jelas Husaimi, sektor paling potensial Riau bukan lagi di Migas melainkan industri perkebunan sawit yang menghasilkan minyak CPO.

"DBH Migas kita menurun Rp600 miliar berkurang. Sekarang penghasilan CPO paling atas," kata Ketua Fraksi PPP DPRD Riau ini.

DBH CPO, sambungnya, harus terus dilakukan karena selama ini Riau hanya mendapat 'buruknya' saja, seperti jalan yang rusak, lingkungan yang tercemar dan jalanan yang berlubang.

"Kalau tembakau bisa jadi DBH, kenapa CPO tidak? Makanya kami DPRD sangat berharap adik-adik juga 'speak up' terhadap desakan DBH CPO ini, ada potensi sampai Rp 5 T di sana," tutupnya.(*)



 
Berita Lainnya :
  • DBH Migas Riau Merosot, Dewan Desak dari DBH CPO
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Riau Seharian
    Sabtu 19-09-2026 - 07:20
    Gedung Sekolah Diperbaiki, Namun Meja Kursi Siswa di Pekanbaru Dinilai Masih Butuh Pembaruan
    Jumat 18-09-2026 - 22:05
    BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau
    Kamis 17-09-2026 - 13:49
    Kabut Asap Makin Parah di Pekanbaru dan Sebagian Besar Wilayah Riau
    Senin 14-09-2026 - 13:23
    Usia ke-7, NOC Indonesia Perkuat Silaturahmi dengan Semangat “Setara, Bersaudara”
    Minggu 13-09-2026 - 21:51
    Daftar Sekarang, IKTS Segera Gelar Turnamen MLBB Season 1, Prizepool Rp2,8 Juta, Hanya 16 Slot
    Rabu 09-09-2026 - 22:28
    PPNI Gelar Rakerda Sebagai Penutup Rangkaian HUT
    Rabu 09-09-2026 - 15:09
    15 Pilihan Kendaraan Listrik Yadea di Jalan Durian Pekanbaru, Cek Spesifikasi dan Harganya
    Jumat 04-09-2026 - 02:38
    Prabowo Siapkan Skema Tukar Tambah Motor Bensin, Motor Listrik Yadea Makin Gencar di Pekanbaru
    Jumat 04-09-2026 - 00:41
    Gandeng Wajib Pajak dan Organisasi Konsultan Pajak, DJP Riau Sosialisasikan PMK 44/2026
    Selasa 01-09-2026 - 22:39
    Sertifikasi Dinilai Jadi Pembeda, Konsultan Pajak Dituntut Punya Kompetensi dan Pengalaman
    Selasa 01-09-2026 - 22:37
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu