Kamis, 06 08 2026 | Jam Digital
 
Home Pemerintah Legislatif Politik Hukrim Selebriti Nasional Pendidikan Ekonomi Travel Sosial Olahraga Teknologi Lifestyle
 
PWNU Riau Kecam Soal Tayangan Acara Televisi Lecehkan Ulama dan Pesantren
Senin, 20-10-2025 - 08:05:00 WIB

TERKAIT:
   
 

RIAUBERKABAR.COM, PEKANBARU - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Riau menyatakan sikap tegas mengecam isi tayangan program “Xposed Uncensored” di stasiun televisi TRANS 7 yang ditayangkan pada Senin, 13 Oktober 2025. 

Tayangan tersebut dinilai secara nyata telah menghina dan melecehkan lembaga pondok pesantren serta para ulama, khususnya Syaikhona KH. Anwar Manshur, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

Ketua PWNU Riau, KH. Mahali, menyampaikan bahwa pernyataan ini sejalan dengan sikap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang sebelumnya telah disampaikan oleh Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf. 

Menurutnya, penghinaan terhadap sosok ulama besar seperti KH. Anwar Manshur merupakan tindakan yang sangat melukai hati warga Nahdliyin dan komunitas pesantren di seluruh Indonesia.

"Kami sangat terkejut dan prihatin dengan penggunaan kata-kata yang tidak pantas oleh oknum di TRANS 7 terhadap salah satu sesepuh NU dan ulama pesantren terkemuka di Indonesia,"ujar KH. Mahali.

PWNU Riau menilai permintaan maaf yang telah disampaikan oleh Production Director TRANS 7, Andi Chairil, tidak cukup untuk mengobati luka yang telah ditorehkan. Karena itu, PWNU Riau mendesak jajaran pimpinan TRANS 7 untuk datang langsung ke Pondok Pesantren Lirboyo dan meminta maaf secara terbuka kepada Syaikhona KH. Anwar Manshur dan keluarga besar Ponpes Lirboyo.

"Permintaan maaf tersebut juga diminta disiarkan luas kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban,"jelasnya.

PWNU Riau mengingatkan, tindakan sembrono seperti yang dilakukan oleh oknum TRANS 7 berpotensi menimbulkan gesekan sosial, bahkan konflik Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA). 

"Kami menilai, lembaga penyiaran nasional seharusnya berperan memberikan edukasi dan tayangan yang menyejukkan, bukan justru menyulut ketegangan di masyarakat,"jelasnya.

Para kiai dan santri pesantren, lanjut PWNU Riau, memiliki peran besar dalam perjuangan bangsa, baik dalam mendirikan maupun menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Karena itu, penghinaan terhadap pesantren dan ulama bukan sekadar persoalan individual, tetapi menyangkut marwah dan sejarah perjuangan bangsa,"jelasnya.

Berdasarkan hal tersebut, PWNU Riau menyampaikan sejumlah tuntutan. Pertama, mereka menyatakan keberatan keras dan mengecam isi tayangan Xposed Uncensored yang dinilai mendiskreditkan dan merendahkan martabat pesantren serta para kiai. 

Kedua, PWNU Riau menuntut agar produser dan seluruh tim redaksi yang terlibat dalam produksi tayangan tersebut diberhentikan dan diberikan sanksi etik maupun disipliner oleh manajemen TRANS 7.

Ketiga, PWNU Riau mendesak stasiun televisi tersebut menayangkan klarifikasi resmi dan membuat program khusus yang menampilkan wajah sejati pesantren secara komprehensif, meliputi aspek keilmuan, akhlak, dan kontribusinya bagi bangsa. 

Selain itu, PWNU Riau juga menginstruksikan kepada Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum NU Riau untuk segera mengambil langkah hukum sesuai peraturan perundang-undangan.

"PWNU Riau juga meminta seluruh PCNU se-Riau untuk mengambil langkah proaktif menjaga marwah pesantren di wilayah masing-masing. Tak hanya itu, Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia juga didorong melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepatuhan TRANS 7, termasuk kemungkinan pelanggaran berat hingga pencabutan izin siaran bila diperlukan,"ujarnya



 
Berita Lainnya :
  • PWNU Riau Kecam Soal Tayangan Acara Televisi Lecehkan Ulama dan Pesantren
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita
    LUME Coffee & Lounge Siap Hadir di Pekanbaru Setelah Buka di Lima Cabang di Tanah Air, Tawarkan Konsep Tempat Bersantai Modern
    Selasa 28-07-2026 - 07:44
    Kejati Riau Geledah Kantor Disdik, Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Smart Board 2024
    Kamis 23-07-2026 - 13:41
    Koordinasi dan Supervisi KPK Mendorong Kinerja Riau Petroleum, Plt Gubernur: Perkuat Tata Kelola, Tingkatkan Kontribusi terhadap PAD
    Kamis 23-07-2026 - 11:56
    Spanyol Akhiri Penantian 16 Tahun, Tumbangkan Argentina untuk Rebut Gelar Piala Dunia 2026
    Senin 20-07-2026 - 05:06
    Cara Cek Status Penerima Bansos Juli 2026, Masyarakat Bisa Lihat Posisi Desil Secara Online
    Minggu 19-07-2026 - 10:40
    Spanyol dan Argentina Berebut Takhta Dunia, Duel Yamal vs Messi Jadi Perhatian Final Piala Dunia 2026
    Minggu 19-07-2026 - 10:27
    Benni Sutanto Teliti Strategi Tingkatkan Target Penjualan di PT Victory International Futures
    Jumat 17-07-2026 - 10:53
    Karmila Sari Dorong Penguatan Regulasi LGBT Berpedoman pada Perpres Pertahanan Negara
    Rabu 15-07-2026 - 15:05
    Idris Laena : Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, tetapi Ruang Membangun Peradaban
    Minggu 12-07-2026 - 10:34
    Niat Puasa Asyura 2026: Bisa Dibaca hingga Sebelum Zawal, Berikut Lafalnya
    Kamis 25-06-2026 - 06:09
    Waspada! Longsor Lembah Anai Akibatkan Jalan Padang-Bukittinggi Putus Total
    Rabu 24-06-2026 - 16:34
     
         
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    Hak Cipta © Riauberkabar.com | suara rakyat melayu